Categories:

20 Argumentasi Yang Salah Dalam Beragama – Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.

Kita semua sadar bahwa saat ini kita berada di zaman ledakan informasi dan ledakan ini berlaku pada semua bidang ilmu, baik di bidang ilmu dunia dan ilmu agama. Semua orang ingin berbicara dan kagum dengan pendapatnya sendiri-sendiri sehingga tanpa ragu untuk segera menyampaikan atau tuliskan setiap apa yang ada di benaknya agar segera dibaca oleh orang lain.

Bahkan mereka merasa sedih jika ternyata hanya sedikit yang membaca atau mengetahui pendapat mereka tersebut, karena masing-masing dari mereka kagum dengan pemikirannya.

Sayangnya, banyak orang yang berbicara tentang agama bergaya seperti orang ‘alim atau ber-ilmu padahal banyak diantara mereka yang tidak menempuh pendidikan agama dengan selayaknya. Untuk itu, sebagai seorang muslim, kita wajib memiliki filer untuk dapat memilah dan juga untuk memilih agar dapat mengetahui mana yang benar dan salah.

Bahkan sekarang justru kebanyakan orang lebih berani berbicara tentang agama dibandingkan ilmu yang lainnya. Tidak semua orang berani berbicara tentang ilmu fisika, kimia atau lainnya dimana mereka akan selalu menunggu ahlinya. Namun untuk ilmu agama, semua orang ingin berbicara dan kagum dengan pendapat masing-masing.

Jika ada da’i atau orang yang mengajak kembali kepada Al Quran dan Asunnah, maka Insyalloh adalah da’i tersebut adalah da’i yang benar. Namun, jika sebaliknya, jika ada da’i yang mengajak meremehkan Al Quran dan Sunnah, maka kita harus berhati-hati.

Berikut adalah video bahasan lengkap tentang 20 Argumentasi Yang Salah Dalam Beragama oleh Ustadz Dr. Firanda Adirja sehingga kita dapat memiliki filter dan terhindar darinya.

Daftar pembahasan 20 Argumentasi yang Salah dalam Beragama:

01. 06:33 Berdalil dgn mayoritas

02. 10:20 Berdalil/menafsirkan dgn mimpi

03. 18:16 Berdalil dgn nenek moyang/tradisi

04. 21:39 Berdalil (mengukur kebenaran) dgn harta/anak yg banyak

05. 27:13 Berdalil dgn cara2 yg mendatangkan keberhasilan

06. 31:21 Berargumentasi dgn kesalahan ulama

07. 34:35 Berdalil dgn akal

08. 37:04 Berdalil dgn hadits dhaif/maudhu’

09. 40:03 Berdalil dgn fulan yg dianggap wali (wali pasti benar)

10. 42:49 Berdalil dgn perkataan filsuf

11. 44:06 Berdalil dgn istilah syar’i (padahal tidak syar’i)

12. 46:32 Berdalil dgn keselamatan dari suatu musibah

13. 48:41 Mencampurkan kebenaran & kebatilan agar laris

14. 49:46 Berdalil/taklid dgn imam mazhab

15. 51:53 Berdalil dgn sebagian ayat saja (memotong2 ayat)

16. 56:39 Berdalil dgn (ayat-ayat) mutasyabihat saja/membawa yg mutasyabihat kpd yg muhkam

17. 59:11 Berdalil dgn sebagian dalil & meninggalkan dalil yg lain

18. 01:00:59 Hanya berdalil dgn hadits mutawatir

19. 01:02:29 Berdalil dgn pengalaman

20. 01:03:51 Berdalil dgn pendapat yg lebih tua/senior

Tanya Jawab kepada Ustadz Firanda

01:07:30 Bolehkah berziarah ke makam wali ?

01:10:46 Bagaimana jika sesama da’i salaf berselisih di medsos ?

01:12:48 Apa hukumnya jadi admin instagram yg kontennya berasal (repost) dari ustadz ?

01:15:14 Bagaimana pendapat ustadz ttg “Kalau mengaji, jgn lihat yg menyampaikan, jgn hanya dr manhaf salaf” ?

01:19:35 Bagaimana jika ditanya suatu perkara/ bagaimana jika kita memberi link/artikel saja ?

01:22:40 Bolehkah bergembira atas meninggalnya da’i2 ahli bid’ah ?

01:26:02 Bagaimana jika melihat amal ibadah tertentu yg disebarkan di internet | Bagaimana adab dlm berdiskusi ?

01:30:11 Bagaimana menyikapi orang tua yang berargumentasi dgn hal2 yg dibahas td?

01:33:13 Bagaimana jika teman mengikuti kelompok tertentu (disuruh syahadat ulang, bayar infaq wajib, dll)

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *